Postingan

1734 Rensi: A.B.S. (Asal Bukan Saya)

Shalom Aleichem b'Shem Yeshua Ha Mashiach, saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus, renungan siang ini dengan tema: *A.B.S. (Asal Bukan Saya)* Saudara  kekasih Kristus, banyak orang di dunia ini mencari popularitas dengan mendompleng keberhasilan orang lain. Tak sedikit hasil kerja atau jerih payah orang diakui sebagai prestasinya. Dan seperti kita ketahui bahwa prestasi di hadapan Allah diperoleh dari sebuah proses iman saat mengalami penderitaan, dimana saat melaluinya dibutuhkan bantuan orang lain agar dimampukan tetap kuat imannya. Renungan hari ini didasarkan pada : *Galatia 6:2 (TB)* Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. Seringkali dalam kita menolong sesama untuk saling menguatkan, kita mendapati kondisi yang tidak menyenangkan bahkan menyinggung harga diri kita. Seringkali kita menimbang-nimbang terlebih dahulu baik dan buruknya bagi reputasi kita di hadapan manusia sebelum kita melayani. Kalau sudah begini, seringkali...

1733 Regi: Apakah keuntungan Allah disaat manusia setia,taat atau tidak taat?

Shalom Alaichem b'Shem Yeshua Ha Mashiach. Renungan firman Tuhan pagi hari ini bertemakan : *Apakah keuntungan Allah disaat manusia setia,taat  atau tidak taat?.* Dasar firman : *Ayub 35:6-7 (TB)* Jikalau engkau berbuat dosa, apa yang akan kaulakukan terhadap Dia? Kalau pelanggaranmu banyak, apa yang kaubuat terhadap Dia? Jikalau engkau benar, apakah yang kauberikan kepada Dia? Atau apakah yang diterima-Nya dari tanganmu? Saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, dari firman Allah diatas sebenarnya secara langsung semuanya akan kembali pada kita sendiri, namun secara tidak langsung dengan apa yang kita perbuatan jika perbuatan itu membuahkan dosa maka secara tidak langsung nama Allah yang akan dinista, demikian juga jika perbuatan kita membuahkan kebenaran dan kemuliaan maka nama Allah yang akan dimuliakan. Jika demikian apa yang harus kita lakukan, apakah hidup ini untuk berbuat dosa atau untuk kemuliaan Allah ini tergantung bagaimana kita mewarnai hidup ini dan it...

1732 Rensi: Standard operating procedure ( SOP) Tuhan Allah

Shalom Aleichem  b’Shem Yeshua Ha Mashiach. Renungan siang ini diambil dari: *Roma 12 : 9, 16* Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai! Bertema : *Standard operating procedure ( SOP)  Tuhan Allah* Di setiap ibadah Tuhan Yesus selalu melihat semua hati umat yang datang ke mezbahNya. Di salah satu karya Roh Kudus, diajarkan untuk tidak bersungut-sungut, beraib, bernoda dan bercela  juga untuk tidak mencari pujian yang sia - sia. Ini sangat penting diajarkan sesuai dengan firman Tuhan tentang penjabaran kasih di *1 Korintus 13: 4 - 7.* Jika pengikut Kristus tidak berusaha melakukannya maka Kristus tidak hidup didalamnya karena Kristus adalah kasih. Sehingga sia- sialah kita mengaku umat pilihan Kristus. Karena i...

1731 Regi: Menghadapi Kesulitan Seberat Apapun, Kuatkanlah Percayamu kepada TUHAN

Shalom Aleichem b'Shem Yeshua Ha Mashiach. Tema regi hari ini adalah: *Menghadapi Kesulitan Seberat Apapun, Kuatkanlah Percayamu kepada TUHAN* Saudara/i sekalian, banyak diantara kita beranggapan bahwa selaku anak-anak Allah kehidupan kita harusnya serba dipenuhi dengan kesenangan dan terbebas dari kesulitan apapun. Pikiran seperti itu sekedar pikiran kita ataukah juga pikiran TUHAN?  *Yesaya 55: 8-9* “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” Yesaya menjelaskan bahwa *pikiran kita memang jauh berbeda dari pikiran TUHAN.* Sehingga paradigma berpikir kita haruslah disesuaikan dengan pikiran TUHAN, dan untuk itu marilah kita menilik kehidupan salah satu kekasih TUHAN: Daud. Setelah Daud dipilih TUHAN untuk menggantikan Saul sebagai raja atas Israel, bahkan setelah Daud sudah diberkati oleh Samuel, dia ti...

1730 Rensi: Waspadalah dan jangan sesat

Shalom Aleichem b'Shem Yeshua Ha Mashiach Tema renungan siang hari ini adalah: *Waspadalah dan jangan sesat* Bapak Ibu Saudara kekasih Kristus. Dasar renungan hari ini adalah Firman Tuhan dari *Matius 24 :3 -5 (TB)* Ketika Yesus di atas bukit Zaitun datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia kata mereka:"Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia ?" Jawab Yesus kepada mereka: *"Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!* *Sebab banyak orang akan datang dengan memakai NamaKu dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.* Firman Tuhan Yesus ini disampaikan kepada para murid -Nya saat itu, tentang bagaimana perasaan hati-Nya, saat akan dan setelah meninggalkan murid-murid yang dikasihi-Nya , yang siang malam bersama-Nya kemana saja mengikut-Nya. Seorang Guru yang baik yang mencintai murid-murid-Nya dan dikasih oleh m...

1729 Regi: Biarlah roh Mu Menyala- nyala

Shalom Aleichem b'Shem Yeshua Ha Mashiach, renungan pagi ini dengan tema: *Biarlah roh Mu Menyala- nyala* Dasar firmannya dari: *Roma 12:11 (TB)  Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan* Ayat ini ditulis oleh Rasul Paulus untuk menyemangati jemaat Roma dan orang -orang percaya yang hidup di penghujung zaman, hari-hari menjelang Tuhan Yesus datang kedunia yang kedua, supaya orang-orang percaya rohnya selalu menyala tetap melakukan pekerjaan bagi Tuhan. Orang percaya yang menyala -nyala rohnya, memiliki loyalitas dan komitmen tinggi, bukan berat hati dan malas-malasan atau suam-suam kuku. Memiliki loyalitas dan komitmen merupakan dua kualitas yang harus dimiliki orang-orang percaya diakhir zaman, sehingga tetap menjadi berkat dan siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua. *Roh yang menyala-nyala* dijelaskan sebagai suatu keinginan yang membara, keinginan yang sungguh-sungguh,semangat yang berkobar- kobar atau antusia...

1728 Rensi: Apakah Kita Sudah Memiliki Kasih?

Damai Sejahtera ALLAH didalam KRISTUS YESUS menyertai kita semua Renungan siang ini dengan tema: *Apakah Kita Sudah Memiliki Kasih?* Dasar firmannya dari: 📖 *1 Yohanes 3:16-18* Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Seringkali kita dapat mengkhotbahkan, menyaksikan, menceritakan, dan sebutlah dengan cara yang lain sebanyak yang kita bisa tentang *“kasih”,* akan tetapi Yohanes didalam suratnya yang pertama mengajarkan kepada kita pada hari ini, bahwa kasih menuntut pembuktian. Pada tindakan aplikatif dalam pengajaran mengenai kasih yang me...